Kisah percintaan 4 sahabat dengan intrik yang berhasil mengacak-acak pikiran, ending-nya bakal gimana.
3 tokoh utama dalam novel ini adalah Harris, Keara, dan Ruly. Harris mengejar-ngejar Keara, Keara cinta sama Ruly, sedangkan Ruly tetap cinta dengan Denise. Kisah percintaan mereka di ibaratkan cinta yang bertepuk sebelah tangan atau kasih tak sampai. Mereka terjebak dengan kisah cinta segi empat (cinta segi tiga aja udah ribet, apalagi ini ada empat eaaa tsurhat...).
Harris digambarkan sebagai sosok laki-laki yang "Don Juan", gonta-ganti pacar, kencan dengan sederet wanita, tetapi cinta matinya cuma sama Keara. Sedangkan Keara digambarkan sebagai cewek yang perfect, cantik, pintar dan mapan, namun ga bisa "move on' dari seorang Ruly, cowok baik, santun, yang sampe mati pun tetap mengejar-ngejar Denise. Padahal Denise udah punya suami, nah...rumit kan... Tapi novelnya ga serumit kisah cinta yang ada di dalamnya.
Ika Natassa menggambarkan tokoh-tokohnya dengan sudut pandang pertama dan ga banyak istilah banking seperti novel Ika yang sebelumnya (Divortiare dan Twivortiare). Banyak humor cerdas yang bakal men-jleb-jleb-kan hati yang baca novel ini, trust me it works! (iklan banget).
But most of all, one quote and also one question for you (calon pembaca dan yang udah baca novel ini)
"...What if in the person that you love, you find a best friend instead a lover?"
Selamat membaca... ;)
