Sabtu, 06 April 2013

Kicau-Kacau Kacrut

Gak ada hubungannya sama judul buku Indra Herlambang (re: Kicau-Kacau), ini hanya sebuah curahan hati the most eligible postgraduate candidate (huuuuu...diteriakin 1 kelas).
Memasuki semester 2 ada seneng dan sedihnya, senengnya pertanda cepet lulus, sedihnya cerita dari kakak-kakak kelas tentang kehororan semester 2 benar adanya, clinically proven... 
Udah sering denger cerita begini, "semester paling berat adalah SEMESTER 2, ntar kamu rasain sendiri deh" (kakak kelas yang bernada nyumpahin dan ga pernah aku aminin).

Menapaki awal semester 2, melangkah mantap, senyum terkembang, dompet kempesss (masalah buat eloo Nis...hehee...), sebagai mahasiswa normal seneng banget rasanya memasuki semester baru. Kemudian...kutukan dimulai...

  1. Tugas minggu ke-1 : tulis tangan akta
  2. Tugas minggu ke-2 : cari e-book
  3. Tugas minggu ke-3 : ngintilin Rio Dewanto
  4. Tugas minggu ke-4 : nyuapin Reza Rahardian
Abaikan tugas minggu ke-3 dan ke-4, hihihii... Tapi kalo beneran ada tugas macem begitu, pada mau kan??*wink
Tugas menumpuk, urusan cinta terbengkelai, jam tidur semacem nyaingin kalong, my life has changed...yang ga berubah cuma urusan makan doank sih ^_^ . Efek yang terpampang dengan nyata, jelas, cetar membahana adalah...badanku yang imut-imut ini (disorakin 1 kelurahan) goyah, tiba-tiba lemas, pusing, nyeri batin, jasmani, rohani, Nurbuat, Tarzan, Timbul, Nunung, Tessy, malah ngabsen...dinyatakan dengan akta dibawah tangan kena gejala typhus atau bahasa Singaparna-nya "tipes" (masalah buat eloo lagi Nissss!!).

Inilah sekelumit awal kisah, perlu aku ulang lagi ya "the most eligible postgraduate candidate"...
NOTE : Hope my lecturer dont read this (not) very important article XD 

 

Selasa, 12 Februari 2013

Sinopsis Antologi Rasa, A Novel by Ika Natassa


Kisah percintaan 4 sahabat dengan intrik yang berhasil mengacak-acak pikiran, ending-nya bakal gimana.
3 tokoh utama dalam novel ini adalah Harris, Keara, dan Ruly. Harris mengejar-ngejar Keara, Keara cinta sama Ruly, sedangkan Ruly tetap cinta dengan Denise. Kisah percintaan mereka di ibaratkan cinta yang bertepuk sebelah tangan atau kasih tak sampai. Mereka terjebak dengan kisah cinta segi empat (cinta segi tiga aja udah ribet, apalagi ini ada empat eaaa tsurhat...).

Harris digambarkan sebagai sosok laki-laki yang "Don Juan", gonta-ganti pacar, kencan dengan sederet wanita, tetapi cinta matinya cuma sama Keara. Sedangkan Keara digambarkan sebagai cewek yang perfect, cantik, pintar dan mapan, namun ga bisa "move on' dari seorang Ruly, cowok baik, santun, yang sampe mati pun tetap mengejar-ngejar Denise. Padahal Denise udah punya suami, nah...rumit kan... Tapi novelnya ga serumit kisah cinta yang ada di dalamnya.

Ika Natassa menggambarkan tokoh-tokohnya dengan sudut pandang pertama dan ga banyak istilah banking seperti novel Ika yang sebelumnya (Divortiare dan Twivortiare). Banyak humor cerdas yang bakal men-jleb-jleb-kan hati yang baca novel ini, trust me it works! (iklan banget). 
But most of all, one quote and also one question for you (calon pembaca dan yang udah baca novel ini) 

"...What if in the person that you love, you find a best friend instead a lover?"

Selamat membaca... ;)